Arenaku.com – Bintang Manchester United Paul Pogba sempat disebutkan mundur dari tim nasional Prancis karena merasa tersinggung oleh perkataan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dikecam dunia karena ucapannya yang menyinggung agama tertentu, namun berita yang menyebutkan bahwa Pogba mundur sudah dipastikan Hoax karena sang pemain telah membantah tuduhan tersebut dan mengecam soal pemberitaan tidak mendasar tersebut.

“Saya menentang segala bentuk teror dan kekerasan. Agama saya adalah agama yang damai dan cinta dan harus dihormati. Sayangnya, beberapa orang pers tidak bertindak secara bertanggung jawab saat menulis berita, menyalahgunakan kebebasan pers mereka, tidak memverifikasi apakah yang mereka tulis itu benar, menciptakan serangkaian gosip tanpa peduli hal itu memengaruhi kehidupan orang dan kehidupan saya,” kata Pogba via Manutd.com, Selasa (27/10/2020).

Pihak Manchester United juga melakukan pembelaan kepada pemainnya itu, melalui situs resmi klub United menuliskan bahwa Pogba mendukung saling menghormati antar agama dan tidak benar mundur dari timnas Prancis.

‚ÄúPaul mendukung penghormatan terhadap agamanya sendiri dan semua agamanya, dan menentang segala bentuk kekerasan. Pemberitaan tersebut sama sekali tidak berdasar. Paul berkomitmen penuh bermain untuk negaranya,” tulis pernyataan resmi klub berjuluk Setan Merah itu. [sb]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here