Arenaku.com – Bintan AC Milan Zlatan Ibrahimovic mengaku ingin bermain dibawah arahan Sinisa Mihajlovic di Bologna.

Rupasanya Ibrahimovic begitu mengagumi Mihajlovic yang pernah bersama saat membela Inter Milan, saat Ibra datang bergabung bersama Inter tahun 2006 itu merupakan tahun terakhir Mihajlovic sebagai pesepakbola sebelum naik pangkat menjadi asisten pelatih Inter.

“Saya pikir Sinisa adalah orang hebat, saya cukup beruntung mengenalnya sebagai pribadi,” kata striker Milan itu kepada La Gazzetta dello Sport.

“Pada awalnya kami tidak menyukai satu sama lain, tetapi ketika saya mengenalnya di Inter saya langsung menyukainya sejak hari pertama (bergabung),” ucapnya.

Sinisa Mihajlovic dan Zlatan Ibrahimovic

Ibrahimovic menggambarkan kekagumnya dengan mengatakan bahwa jika mereka pergi berperang maka Mihajlovic pasti akan berada dibaris pertama sedangkan dirinya ada dibaris kedua.

“Sinisa lebih kuat dariku, Saya mengatakan kepadanya: Katakan apa yang kamu butuhkan dan saya akan melakukannya, saya akan melakukan segalanya,” lanjut Ibra, berbicara tentang perjuangan Mihajlovic melawan leukemia.

Ibrahimovic menceritakan bahwa Mihajlovic ingin membawahnya ke Bologna, dan bintang 39 tahun itu mengaku siap bermain secara gratis di Bologna demi Mihajlovic namun ternyata ada penawaran dari AC Milan.

“Pilihannya bukan antara Bologna dan Milan, tapi antara bermain atau pensiun,” jelasnya.

Adapun Mihajlovic dalam biografinya berjudul “La partita della vita” jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti “Pertandingan Hidup” mengatakan dirinya ingin ‘membunuh” Ibrahimovic selama pertandingan Juventus melawan Inter.

“Saya pikir semua yang buruk (tentang Ibrahimovic). Untungnya tidak terjadi, ketika dia tiba di Inter saya menemukan bahwa dia adalah pria yang hebat dan saya bangga menjadi temannya,” tulis Mihajlovic. [sb]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here