Photo: twitter.com/acmilan

Arenaku.com – AC Milan gagal merebut kembali posisi puncak klasemen sementara setelah dikalahkan Inter Milan 0-3 di pertandingan Derby Della Madonnina, di San Siro, Minggu malam wib.

Usai pertadingan pelatih Stefano Pioli mengaku para pemainnya kurang menunjukkan intensitas terutama pada paruh pertama.

“Gol pertama terasa berat bagi kami. Kami kekurangan intensitas di babak pertama, kami seharusnya berbuat lebih banyak, tetapi kami pantas mencetak gol di babak kedua,” kata Pioli kepada DAZN.

Terkait penampilan andalannya Zlatan Ibrahimovic, Pioli mengatakan peran seorang striker tergantung permainan para pemain lain seraya menambahkan bahwa pada paruh pertama para pemainnya kesulitan mendekati area pinalti Inter.

Dimenit ke-75 Ibra meminta diganti, menurut Pioli pemain 39 tahun itu sempat mengalami kram.

“Kami menghasilkan lebih banyak tembakan tepat sasaran di babak kedua dan (kiper Inter) Handanovic melakukan beberapa penyelamatan penting. Ini adalah minggu yang sulit, tetapi kami akan bereaksi,” ujarnya.

“Kami tidak terlalu agresif karena kami tidak ingin menciptakan terlalu banyak ruang untuk mereka dan menciptakan situasi dua lawan dua. Kualitas mereka muncul di babak kedua. Tidak mudah untuk memenangkan penguasaan bola melawan mereka,” jelasnya.

“Ini adalah minggu yang sulit, yang terburuk sepanjang musim ini. Kami ingin lolos ke tahap berikutnya Liga Europa dan kemudian kami akan fokus kembali ke Serie A”. [sb]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here