Patrick Vieira Mengaku Sebelumnya Tidak Pernah Ingin Jadi Pelatih

0
68
Photo: twitter.com/vsrsus

Arenaku.com – Patrick Vieira mengaku dimasa lalu saat masih bermain sebagai pesepakbola tidak pernah berencana menjadi manajer atau pelatih tim sepak bola usai dirinya pensiun.

Faktanya saat ini mantan bintang sepakbola Prancis dan Arsenal itu merupakan manajer Cyrstal Palace setelah sebelumnya pernah melatih klub Prancis Nice (2018-2020), klub MLS New York City (2016-2018) dan tim cadangan Manchester City (2013-2015).

“Sejujurnya, itu (menjadi pelatih) bukan sesuatu yang saya rencanakan,” kata Vieira kepada Sky Sports.

“Ketika saya bermain, saya sering mengatakan bahwa menjadi pelatih bukan untuk saya, bahwa saya ingin melakukan sesuatu yang lain. Itu tidak ada di kepala saya,” lanjutnya.

“Ketika saya pensiun dari bermain di Man City, Brian Marwood, adalah direktur olahraga, dan kepala eksekutif Garry Cook, ingin saya tetap di klub untuk bisa memanfaatkan pengalaman saya. Pada akhirnya, mereka berkata, ‘Dua tahun sebagai duta besar (klub). Selanjutnya melihat apa yang paling nyaman bagi Anda dan apa yang ingin Anda lakukan’,” ujarnya.

“Saya menyadari itu adalah kesempatan yang fantastis”.

Akhirnya pria yang saat ini berusia 45 tahun itu sadar bahwa hal yang paling disukainya adalah berada di dekat para pemain.

“Saya menyadari bahwa yang paling saya sukai adalah bersama para pemain. Cara mereka memandang saya, cara kami berbicara satu sama lain, nasihat yang bisa saya berikan kepada mereka. Itu adalah hal-hal yang saya sukai,” jelasnya.

Setelah itu Vieira memutuskan untuk mengambil kursus kepelatihan.

Sejak saat itu Vieira mulai berada di lapangan sebagai pelatih tim cadangan atau akademi Man City, usai kursus kepelatihannya tuntas 2015 Vieira diumumkan akan mengambil alih klub ‘saudara’ Man City di Amerika, New York City.

“Itu adalah keputusan yang mudah karena New York City adalah bagian dari grup City, jadi saya tahu apa yang akan saya hadapi, dan saya tahu saya akan mendapat dukungan yang saya butuhkan,” katanya.

Satu yang pasti bagi Vieira adalah dirinya tidak ingin menjadi pengikuti Fabio Capello, Arsene Wenger atau Jose Mourinho, dia ingin menjadi pelatih sesuai karakternya atau identitasnya sendiri.

“Tetapi saya tidak ingin menjadi seperti (Fabio) Capello, (Arsene) Wenger, atau (Jose) Mourinho, mencoba meniru apa yang biasa mereka lakukan atau katakan, karena saya tahu itu tidak akan berhasil”.

“Saya ingin memiliki identitas dan kepribadian saya sendiri sebagai seorang manajer. Itulah mengapa pengalaman di New York sangat penting bagi saya”. [sb]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here