Aguero Bicara Soal Penyakitnya dan Penyesalannya Untuk Barcelona

0
119
Photo: twitter

Arenaku.com – Sergio Aguero mengungkapkan bahwa dirinya mulai merasa ada gejala aneh saat melakukan pra musim bersama Barcelona.

Seperti diketahui Aguero harus memutuskan pensiun lebih cepat karena mengalami masalah dengan jantungnya, pertandingan terakhir mantan andalan Manchester City itu bersama Barcelona adalah saat bertanding melawan Alaves akhir Oktober 2021.

Saat itu Aguero harus ditarik keluar menit ke-40 karena tiba-tiba terjatuh dan mengeluh pusing.

“Saya mulai merasa tidak enak di pramusim, dengan gejala aneh, tapi saya pikir itu karena sesi latihan, panas,” kata Aguero kepada TV Spanyol ‘El Hormiguero’ seperti diberitakan Marca.

“Kemudian saya cedera dan saya absen selama sebulan, tetapi saya masih merasa tidak nyaman. Saya kemudian mulai berlatih bersama anggota tim dan dalam sesi latihan saya merasa sesak napas, sampai suatu hari saya memberi tahu dokter bahwa saya merasa tidak enak, dan kemudian saya mulai merasa cukup pusing dan aritmia (gangguan jantung) dimulai,” jelasnya.

“Dokter melakukan pemeriksaan pada saya dan semuanya baik-baik saja, tetapi minggu berikutnya keadaan itu kembali terjadi pada saya di stadion (melawan Alaves),” sambungnya.

“Saya mulai merasa tidak enak dan saya ingin berteriak kepada wasit untuk menghentikan permainan, tetapi saya tidak bisa mengeluarkan kata-kata. Kemudian saya mulai merasa pusing, jadi saya meraih tangan seorang bek (bek Alaves) dan memintanya untuk menghentikan permainan. Saya kemudian merasa sangat pusing dan aritmia dimulai,” tambahnya.

Pasca dilarikan ke Rumah Sakit, dokter mengatakan kepada Aguero kemungkinann resiko yang lebih besar jika dirinya kembali bermain sepak bola.

“Ketika itu berhenti, mereka membawa saya ke rumah sakit dan menahan saya di sana selama tiga hari. Dokter mengatakan kepada saya bahwa saya bisa bermain, tetapi itu situasi itu bisa terjadi lagi dan bisa berakibat lebih buruk, setelah itu saya terus berpikir, saya berkata: ‘Saya berusia 33 tahun, saya memiliki seorang putra dan saya harus memiliki kehidupan kedepan”.

Rekan Lionel Messi ini mengaku sangat menyesal karena belum berbuat banyak untuk Barcelona.

“Satu-satunya hal yang tidak dapat saya lakukan adalah bermain untuk Barcelona karena saya ingin memberikan segalanya untuk klub yang sedang dalam situasi sulit, tetapi saya mengakhiri karir saya dengan mencetak gol terakhir saya melawan Real Madrid’. [sb]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here