Cerita Maldini Saat Rasakan Scudetto Sebagai Direktur Teknik

0
85
Photo: twitter.com/acmilan

Arenaku.com – Paolo Maldini mengaku memiliki perasaan berbeda sebagai direktur teknik saat AC Milan meraih gelar Scudetto musim 2021/22 lalu.

“Scudetto pertama sebagai direktur penting berbeda dari yang lain. Sebagai direktur, saya memiliki cukup banyak pengalaman dan kemenangan terakhir adalah segel yang diimpikan semua orang suatu hari nanti dalam karier mereka,” kata Maldini di Turin Sports Festival seperti diberitakab Football Italia.

“Ini merupakan kepuasan yang luar biasa bagi klub dan penggemar kami. Saya ingat betul hari-hari pertama saya di Milan sebagai direktur. Leonardo mengajari saya begitu banyak, secara profesional dan manusiawi, untuk memulai petualangan baru ini,” ujar mantan kapten Milan itu.

Pria Italia berusia 54 tahun itu kemudian bereaksi terhadap komentar legenda Milan lainnya Ruud Gullit bahwa karier bermainnya memberinya keuntungan ketika berbicara tentang target transfer.

“Memang benar, saya mulai dari keuntungan ini. Karena saya juga terkait dengan klub ini, bukan hanya karena sejarah pribadi saya. Milan memiliki sejarah sendiri, tidak perlu diceritakan lagi,” ucapnya.

Maldini mengaku saat mendatangkan Theo Hernandez, dirinya melakukan pendekatan layaknya ayah dan anak.

“Dengan Theo Hernandez, meskipun pembelian nyata pertama saya adalah (Rade) Krunic. Untuk Theo, saya berbicara pertama dengan Real Madrid dan kemudian dengannya, saya berbicara dengannya seperti seorang ayah kepada seorang putra,” ujarnya. [arn]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here