ARENAKU.COM – Koordinator Timnas Indonesia, Bob Hippy menyatakan, para pemain yang tampil di kompetisi Indonesia Super League (ISL), tidak perlu lagi ragu bergabung dengan Timnas Merah Putih.
Menurut Bob, keikutsertaan pemain ISL itu tidak jadi masalah lagi. Ini sesuai pertemuan antara PSSI, KPSI, dan penyelenggara ISL dengan tim Task Force AFC di Hotel JW Mariot,
Kuala Lumpur, Malaysia, 6-7 Juni, yang telah membuahkan hasil. Paling tidak itu terlihat dari nota kesepahaman yang telah disepakati dan ditandatangani kedua belah pihak, Kamis (7/6) lalu di Kuala Lumpur.
Dalam MoU, sejumlah poin telah disetujui kedua belah pihak. Satu di antaranya yakni membiarkan ISL tetap bergulir namun harus tetap berada di bawah naungan PSSI. Itu telah menjadi bukti bahwa PSSI sudah mengakui ISL dan seluruh pemainnya.
Menurut Bob, ke depannya, klub diperbolehkan tidak mengirim pemain yang dipanggil Timnas apabila pertandingan yang diikuti bukan merupakan pertandingan resmi yang tercatat di FIFA dan AFC.
“Tapi, jika ini merupakan pertandingan resmi, ada di agenda FIFA dan AFC, klub wajib melepas pemainnya,” ujarnya, seperti dirilis PSSI, Sabtu (9/6).
Oleh karena itu, Bob pun meminta para pemain ISL tak usah ragu lagi untuk memperkuat Indonesia. Pasalnya, AFC dan FIFA yang mengutus perwakilannya dalam pertemuan kedua PSSI, penyelenggara ISL,dan KPSI, juga telah memberi persetujuan, paling tidak lewat penandatanganan MoU tersebut.
“Penandatanganan nota kesepahaman itu kan dilakukan semua pihak di hadapan AFC dan FIFA. Otomatis FIFA dan AFC sudah mengizinkan pemain ISL untuk bergabung dengan timnas. Apalagi kita juga sudah laporkan hasil pertemuan tersebut ke FIFA,” jelas Bob.
Karena alasan itu pula, Bob menjelaskan bahwa pihaknya akan kembali memanggil pemain ISL untuk memperkuat timnas. “Untuk yang terdekat ada babak Kualifikasi Piala Asia U-22 di Riau, baru saja saya meminta Aji Santoso untuk memanggil pemain, termasuk yang dari ISL. Kalau untuk Timnas Senior, kita belum lakukan pemanggilan karena belum ada event-nya,” terang mantan pemain nasional ini.
Sebelumnya sempat terjadinya tarik ulur antara klub ISL dengan manajemen Timnas Indonesia terkait pemanggilan pemain dipastikan tidak akan terulang lagi.
Sebelumnya, Direktur Operasional Timnas, Ferry Kodrat, juga menjanjikan bahwa ke depannya hubungan antara manajemen Timnas dan klub akan lebih mulus lagi. Salah satu usahanya, menurut Ferry, adalah terus berkoordinasi dengan Bidang Kompetisi, agar pemanggilan pemain ke Timnas tidak sampai merugikan klub.
“Di akhir musim ini, kemungkinan Juli, kami akan atur lagi. Kami sudah berikan program Timnas sepanjang 2013 ke mereka, agar bisa menyesuaikan jadwal. Kami berharap ke depannya tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan,” tutur Ferry.
Ferry menambahkan bahwa musim ini PSSI juga sudah melakukan koordinasi dengan Bidang Kompetisi. Namun, hal ini terganjal dengan padatnya waktu kompetisi dan banyaknya agenda yang harus diikuti Timnas.
“Tapi yakinlah, musim depan akan lebih baik lagi,” dia menekankan.[lur]
Tidak Ada Berita Terkait :
