Dybala Terkejut Dengan Kerendahan Hati Mourinho

0
32
Paulo Dybala (Photo: www.instagram.com/paulodybala)

Arenaku.com – Paulo Dybala mengaku saat ini dirinya merasa menjadi bagian penting bersama AS Roma, sesuatu yang tidak dirasakannya di musim-musim terakhir bersama Juventus.

Dybala bergabung bersama Roma musim panas lalu setelah kontraknya tuntas bersama Juventus, bintang asal Argentina itu mengaku ketika di hubungi Jose Mourinho untuk bergabung ke ibukota Italia dirinya tidak membutuhkan waktu lama untuk mengiyakan.

Dybala juga membahas kondisi fisiknya yang membuatnya harus melewatkan pertindingan melawan Atalantan yang berujung kekalahan bagi Roma.

“Pada hari Minggu saya mengalami kelelahan, saya merasa tidak 100 persen dan para dokter tahu itu. Itu perlu untuk melewatkan permainan alih-alih melewatkan satu bulan. Mereka mengerti itu, untungnya kemudian hasil tes berjalan dengan baik,” kata Dybala kepada ESPN Argentina seperti diberitakan Football Italia.

Dia menyinggung keputusannya untuk bergabung dengan timnas Argentina meskipun ada masalah fisik:”Ketika Piala Dunia datang, Anda selalu ingin bergabun bersama tim nasional, saya tidak ingin melewatkannya. Kami semua bekerja untuk pergi ke Piala Dunia”.

“Sebagai orang Argentina selalu ada daya pikat untuk pergi ke Piala Dunia. Secara pribadi saya akan bekerja dengan cara yang sama, memberikan segalanya dengan klub saya agar pelatih melihat saya dan dapat mengandalkan saya,” ucapnya.

Mantan penyerang Juventus itu berkomentar saat ini dirinya merasa lebih penting di Roma.

“Ya, beberapa tahun terakhir di Juventus tidak mudah, perubahan membuat saya baik. Mourinho menelepon saya dan dalam beberapa menit saya langsung memutuskan. Dia berbicara kepada saya tentang proyek dan keinginan untuk terus menang seperti yang mereka lakukan tahun lalu,” lanjutnya.

“Menjadi protagonis di tim seperti itu sangat membantu saya. Sambutan para penggemar? Itu tidak biasa. Ketika Anda memasuki stadion, Anda bersama rekan satu tim Anda, disana (Juventus) saya merasa sendirian. Itu tidak pernah terjadi pada saya sebelumnya,” ujarnya.

“Fans Roma mirip dengan fans Argentina dalam soal gairah. Berbeda dengan lingkungan di Juventus. Mereka (fans Roma) memiliki kegilaan yang luar biasa, saya merasakan kasih sayang ini,” tambahnya.

Dybala mengungkapkan interaksi menarik yang terjadi antara dirinya dengan Mourinho musim lalu saat dirinya masih berseragam Juventus.

“(Pertandingan) Di Roma bersama Juventus kami menang 4-3 dan pelatih mengeluarkan saya. Mourinho datang ke bangku cadangan untuk menyambut saya dan berkata: ‘Anda adalah fenomena’. Episode ini tetap ada di kepala saya, tetapi saya tidak tahu apa yang akan terjadi dengan pembaruan (kontrak) di Juventus,” jelasnya.

“Ketika dia menelepon saya pertama kali, dia bertanya apakah saya ingat momen itu. Saya berkata: ‘Tentu saja, bagaimana saya bisa lupa. Itu suatu kehormatan’. Kemudian dia berkata: ‘Nah, sekarang Anda harus melakukannya untuk saya’. Dia juga menelepon saya di setelahnya dan mudah untuk memutuskan,” kata pemain yang memulai karir di Italia bersama Palermo itu.

“Bekerja dengannya itu mudah. Dengan dia saya berbicara tentang segalanya, dia tahu semua pemain, dari elit hingga string ketiga. Dia memiliki sekelompok orang yang bekerja dengan sangat baik. Yang mengejutkan saya tentang Mourinho adalah kerendahan hati yang dia miliki, dia memperlakukan semua orang sama. Terkadang dia bisa memberikan citra yang berbeda untuk apa yang Anda lihat di lapangan. Saya sangat senang di Roma, saat Anda bahagia itu lebih mudah”.

Bersama Roma, Dybala telah mencatatkan 3 gol dan 2 assist dari 6 pertandingan di Serie A serta mencatak 1 gol dari 2 laga d Liga Europa. [arn]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here